Blogroll

07 Mei 2016

Cari Tau dan Cegah Alergi , Jadikan Anak Alergi Tetap Berprestasi

Masih inget deh dulu , waktu punya anak pertama, saya menyusui dan pipi Farhan selalu ada garis ruam merah nya , dan orang terdekat berujar; ( kamu juga deh pasti sama komennya ) wahh itu pipi nya terkena ASI saat menyusui tuh, lalu sudah ditebak kan tindakan selanjutnya > yaituuu .. pipi bayi menor cemong cemong dikasih lipstick yang katanyaaa mujarab buat ngobatin ruam di pipi bayi .
Hmhh itu dahulu sekali ya, saat pengetahuan saya sebagai Orangtua masih sangat minim ( ga usah ditanya ya.. saia kan nikah muda biar gregettt ) , jadi ya mengurus rumah tangga, dan mengurus anak sendiri (swear ,, ga di tungguin emak loh ) , baca baca majalah cetak, juga tips tips orangtua lain.
Baru belakangan ini saya faham, kalau ternyata, ruam di pipi Farhan dulu tuh bukan karena ASI tumpeh tumpeh, tapi karena ALERGI ! yewww dengar Alergi kayanya terbayang bentol bentol merah , dan diare deh langsung . itu juga taunya pas Fely udah segede gini ( segini.. semana dehh ) , ya karena ternyata ruam pipi tadi Fely ga ngalamin, jadi saya juga lupa kan ya buat mencari tahu nya.
Eh ternyata setelah sekolah dan besar, Alergi nya Farhan ga ada lagi loh .. hmhh ajaib atau pilih pilih nih Alergi ?

Yuk kita kenalan biar TAU – CEGAH Alergi lalu ATASI dan SEBAR
Beruntung dehh saia, karena sosial media ( Di Facebook saya tiba tiba gituh ada notifikasi teman hadir di sebuah event)   MORINAGA menggagas kampanye ALLERGY WEEK .
Inisiatif yang dilakukan Morinaga di tahun ini adalah dengan memberi kesempatan kepada para orangtua untuk berkonsultasi kepada para pakar atau dokter anak ahli alergi dalam bentuk:
·      Coaching Clinic di KALCare Jakarta
·      Live chat dengan dokter di www.cekalergi.com/AllergyWeek
·      Hospital Parenting Seminar
·      Radio Talkshow di beberapa kota

Dan tau gakkk semuanya Gratis Loh ! .. Hmhh Ga kebayang kan kalau mautau tentang ALERGI kita harus antri jadwal kunjungan ke Rumah sakit, belum lagi harus menunggu dokter, atau jadwal pakar... juga biaya nya yang Alhamdulillah ga sedikit walaupun hanya judulnya KONSULTASI cek alergi saja . Jadi saya putuskan untuk mengambil Jadwal Coachng Clinic di KALCARE di sebuah Mall di Jakarta Selatan . Nah tuh kapanlagi ya, belajar , bertanya dengan ahli , di Mall , sambil jalan jalan kan namanya . Dapet segernya dapet Ilmunya deh .
Di Coaching Clinic hari itu saya mendapat jadwal konsultasi dengan Dr. Dimple yang ramah dan keibuan. Venue nya Kal Care juga diluar dugaan! Jauh dari kesan per-medis- an , warna Hijau segar, banyak lembar informasi , ada praktisi Gizi, timbangan, makanan dan supplemen kesehatan bahakan area bermainuntuk anak .. ehh kok malah nyeritain KalCare ya , gapapa sih nyaman tempatnya hehehe

KAMPANYE SEMUA DARI INGIN TAU - LANGKAH 1: TAU

Alergi adalah reaksi salah dari system kekebalan tubuh terhadap suatu zat yang dianggap berbahaya padahal zat tersebut tidak berbahaya yang disebut ALERGEN
ALERGI tidak menular, tapi resikonya dapat diturunkan. Penyakit alergi seperti asma, rhinitis alergi, alergi makanan, dermatitis atopik serta alergi protein susu sapi  merupakan merupakan alergi tipe atopi yang paling banyak diderita.

FAKTOR PENYEBAB ALERGI
Ada dua faktor penyebab terjadinya alergi, yaitu faktor GENETIK dan LINGKUNGAN
Faktor Genetk yaitu , anak mendapat bakat alergi yang diturunkan dari orangtuanya juga dari saudara kandungnya dan kakek Nenek nya, keluarga inti saja . Ibu menurunkan prosentase resiko alergi lebih besar kepada anak.
Resiko Alergi diturunkan dari keluarganya
Jadi Resiko alergi anak akan semakin tinggi jika dalam keluarga nya terdapat riwayat alergi . Yang Kedua adalah Faktor lingkungan. Dalam keadaan normal, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi jika terdapat ’ancaman’ dari luar. Ketika ’ancaman’ berupa bakteri atau virus menyerang, sistem kekebalan akan melindungi tubuh dengan cara menghasilkan antibodi. Dalam keadaan alergi, sistem kekebalan tubuh salah mengenali bahan yang sesungguhnya tidak berbahaya sebagai suatu ’ancaman’ sehingga menimbulkan reaksi alergi.
Nahh bahan pemicu alergi tersebut dikenal dengan istilah alergen.
Alergen bisa berasal dari
Makanan : Seafood,Kacang-Kacang an , Coklat, Telur, Susu ( Dan produk olahannya )
Binatang : Bulu hewan, unggas , sengatan serangga, Tungau
Udara : Debu, Udara dingin , serbuk tanaman
Alergi makanan merupakan reaksi hipersensitivitas yang biasanya muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, diantaranya telur, kacang-kacangan, makanan laut, dan terutama susu sapi.
Alergen yang berasal dari makanan
Reaksi yang muncul akibat alergi makanan dapat berupa eksim, diare, mual, pembengkakan tenggorokan, dan anaļ¬ laksis. Susu sapi merupakan salah satu jenis protein yang paling sering menimbulkan alergi pada bayi/anak. Reaksi hipersensitivitas yang terjadi setelah pemberian susu sapi makanan yang mengandung susu sapi dikenal sebagai alergi susu sapi (ASS). 

Panduan Nutrisi Mencegah dan Mengatasi Alergi Susu Sapi

Alergi bisa muncul dalam suatu rangkaian waktu yang disebut allergic march , yang umumnya berawal pada masa kanak-kanak. Allergic march terdiri dari beberapa reaksi, seperti alergi makanan, eksim atau dermatitis atopik, asma dan rinitis alergi. Nah ini lah penjelasan logis dari paragrafku di awal , kenapa setelah besar Farhan ga lagi ruam pipi .. jadi TAU kan yaa . oh iya untuk tau lebih banyak tentang type alergi dapat merujuk situs www.cekalergi.com .

KAMPANYE SEMUA DARI INGIN TAU - LANGKAH 2A: CEGAH
          
Pastikan Alergi tidak menghambat potensi si kecil
Pada dasarnya, alergi dapat diatasi, dan kita orangtua bisa mencegah anak mewarisi bakat alerginya. Morinaga dari masa ke masa, secara konsisten melakukan edukasi mengenai alergi mulai dari pemahaman, pencegahan dan solusinya, agar Si Kecil yang menderita alergi, bisa tetap tumbuh secara optimal. Rangkaian kegiatan edukasi “Pastikan Alergi Tidak Menghambat Potensi Si Kecil” untuk para orangtua yang berjalan sejak tahun 2012 lalu hingga kini,merupakan seminar nasional sebagai bentuk dukungan Morinaga kepada Bunda ataupun calon Bunda, agar bisa memahami fakta mengenai alergi dan membantu mengatasi alergi Si Kecil.
Secara umum, CEGAH sebagai langkah kedua, terdiri dari 4 kunci utama:
1.    Pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan pertama sangat membantu perkembangan sistem kekebalan tubuh dan metabolisme Si Kecil.
2.    Hindari paparan rokok selama hamil dan menyusui.
3.    Menunda pemberian telur, ikan, susu sapi, dan alergen lainnya dalam menu makan Si Kecil, merupakan cara yang baik untuk mencegah alergi.
4.    Pemberian susu formula Protein terhidrolisat Parsial (P-HP) untuk bayi-bayi yang tidak bisa mendapatkan ASI.

Susu formula Protein terhidrolisat Parsial (P-HP) memiliki rantai protein yang lebih pendek dan mudah dicerna sehingga kemungkinan untuk menyebabkan alergi lebih kecil.

KAMPANYE SEMUA DARI INGIN TAU - LANGKAH 2B: ATASI
        Jika sudah dikenali Alergen nya maka tahap berikutnya adalah : ATASI 
HINDARI Paparan , atau jangan konsumsi Alergennya
·         Untuk bayi dan anak yang mendapatkan susu formula dan ternyata alergi terhadap protein susu sapi adalah dengan menghindari protein susu sapi yang utuh dan sebagai penggantinya, bisa diberikan formula hidrolisat penuh, formula asam amino atau formula isolat protein kedelai (soya).Kunjungi website www.cekalergi.com untuk informasi dan kebutuhan nutrisi anak alergi.
Gejala alergi
·         Jika bayi yang mendapatkan ASI menunjukkan gejala alergi ?
Ibu menyusui dianjurkan untuk tidak mengonsumsi susu sapi, telur, ikan, kacang umbi, kacang pohon (almon, kenari). Pencegahan yang tepat sejak dini dapat menghindarkan anak dari penderitaan karena alergi dan menjadikan anak merasa lebih baik. Ibu tidak perlu merasa khawatir karena dengan penanganan yang tepat, didukung oleh nutrisi yang sesuai, anak-anak dengan alergi juga bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Konsultasikan dengan dokter, nutrisi yang tepat untuk anak agar kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi dan tumbuh kembangnya optimal.

 Semangat dari anak-anak Generasi Platinum serta kemampuannya yang menakjubkan akan membuat mereka mampu wewujudkan cita-cita untuk membawa perubahan pada dunia. Si Kecil yang mengalami Alergi Susu Sapi, perlu mendapatkan nutrisi yang tepat untuk menjadi Generasi Platinum.

Solusi Total Alergi untuk Si Kecil dengan Sinergi Nutrisi Tepat
 
Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ adalah formula untuk anak usia 1-3 tahun dan 3-12 tahun yang:
• Intoleransi terhadap laktosa
• Menderita galaktosemia
• Intoleransi terhadap protein susu sapi

Jangan Khawatir deh, kalau anak terkena Alergi Susu , ada MORINAGA SOYA dengan kualitas protein setara susu sapi, diperkaya L-Metionin, Karnitin , Asam Amino Esensial , Serta Vitamin dan MIneral . Dengan Nutrisi dan Stimulasi Anak Alergi Tetap Berprestasi.


KAMPANYE SEMUA DARI INGIN TAU - LANGKAH 3: SEBAR

SEBAR sebagai langkah terakhir, menjadi salah satu langkah terpenting dalam menyebarluaskan informasi yang tepat khususnya mengenai alergi pada Si Kecil, agar sedini mungkin dapat dilakukan pencegahan dan penanganan yang tepat.Harapannya, bagi yang sudah memahami tahapan KAMPANYE SEMUA DARI INGIN TAUini, bisa membantu menyebarkan informasi mengenai langkah awal dalam mengatasi alergi. Nah dari itu lah tulisan ini dbuat suaya menyebar, supaya informasi yang di dapat lebih luas , dan lebih banyak deh yang tahu cara mengenali dan mengatasi ALERGI PADA ANAK . Karena Anak Alergi Tetap bisa Berprestasi 

Yuk cek alergi Si Kecil untuk mengetahui risiko alergi dan temukan solusi mengatasinya!

Morinaga Allergy Total Solution
Facebook: Morinaga Platinum
Twitter: @Morinagaid
Instagram: @MorinagaPlatinum

0 comments: